Ketika motorku melaju kencang,
aku teringat akan pesan orang bijak,
Hidupkan imajinasi anda, bukan sejarah hidup anda. Aku justru senang mendengar
ketika orang mengatakan aku tak dapat melakukan sesuatu karena disepanjang
hidupku orang mengatakan aku tidak akan berhasil. Tapi aku tau. Bahwa,
Hidup ini penuh tanjakan dan turunan, hidup ini penuh cinta dan kebencian,
hidup ini penuh dengki dan perjuangan. Tak bisa dibedakan antara jalanan dan pengabdi bangsa.
Anak jalanan bukanlah penantang hujan, pengabdian untuk bangsa
bukanlah menggapai matahari. Tapi, bila kegagalan itu bagaikan hujan, dan
keberhasilan itu bagaikan matahari, maka butuh keduanya untuk melihat pelangi.
Manusia adalah mahkluk satu-satunya yang mampu menebang pohon, mengolahnya
menjadi lembaran kertas. dan melukiskannya arti perjuangan. Jalanan adalah inspirasi sebuah kehidupan, bukan
tempat hura-hura ujung petaka. Jika kita tidak mampu menjadi pelita yang
menerangi malam, maka jadilah kunang-kunang yang menghiasi malam.
Bagiku tak ada yang salah dengan
motorku melaju kencang dijalanan, karena
memang itu adalah tempatnya. Tak ada yang salah dengan pendapat orang- orang
tentang diriku, karena mereka punya opini, dan tidak ada yang salah dengan
prinsip hidupku, karena manusia berhak untuk memilih. Yang salah adalah ketika
aku mati tapi tidak mampu membawa apa-apa disisa hidup. Yang aku tau anak
jalanan juga manusia, punya hati, punya cinta, punya aspirasi,punya karya,punya imajinasi
dan punya segalanya demi bangsa.
Jalanan adalah inspirasiku, Pengabdian untuk bangsa adalah kewajibanku,
dan tak satupun manusia sanggup memisahkan. So,, APAKAH AKU ANAK
JALANAN............????

Tidak ada komentar:
Posting Komentar